Masa Depan Sepak Bola Indonesia


Sebuah ironi, tragedi, kecelakaan atau apalah itu masih banyak kata-kata yang mungkin keluar dari pikiran dan perkataan kita akan kekalahan telak Timnas Indonesia atas Bahrain kemarin. Dari stu banyak juga yang mulai menghujat kepengurusan PSSI sekarang, mulai dari dualisme kompetisilah, yang main timnasnya IPL lah dan sebagainya. Atau ada juga yang sebagian besar mengkambing hitamkan pengadil lapangan. Sebuah kekecawaan, ya kekecawaan yang keluar dari rasa cinta yang mungkin amat dalam dan kepedulian atas sepak bola Indonesia. Namun, ada juga yang sekedar dengan angin lalu mencibir,"ya gitulah Indonesia sepak bolanya, dari dulu sampai sekarang" bagi saya ini hanya sebuah perkataan orang yang memang tidak terlalu peduli dengan persepak bolaan Indonesia. Namun, seperti kata Ferdinan Sinaga dalam akun twitternya @SinagaFerdinand "Jika kalian tak bisa menerima ketika kami kalah, jangan pernah bersorak ketika kami menang" Sebuah perkataan yang memang benar adanya, sebagai suporter dan pendukung setia (dalam arti yang sebenar-benarnya) kita sebagai pemain kedua belas harus mampu tetap berdiri tegar dan mendukung!

Like us on Facebook

Flickr Images